Pekik Takbir Bung Tomo: Perjalanan Hidup, Kisah Cinta & Perjuangannya (Fery Taufiq) - M. Fahim
I. IDENTITAS BUKU
● Judul Buku : Pekik Takbir Bung Tomo: Perjalanan Hidup, Kisah
Cinta &
Perjuangannya
● Pengarang : Fery Taufiq
● Penerbit : Araska Publisher
● Tahun Terbit : 2020
● Kota Terbit : Yogyakarta / Bantul, Yogyakarta
● Jumlah Halaman : 296 halaman
● ISBN : 978-623-7537-74-8
II. PENDAHULUAN
"Merdeka atau Mati!" Sumpah inilah yang menjadi nyala
semangat perlawanan rakyat Surabaya
melawan penjajah pada 10 November 1945, sebuah pertempuran heroik
yang kini kita kenang
sebagai Hari Pahlawan. Pertempuran dahsyat tersebut tidak lepas
dari sosok sentral yang
mampu menggerakkan massa dengan orasi membakar semangat, dialah
Sutomo atau yang
lebih dikenal sebagai Bung Tomo. Buku "Pekik Takbir Bung
Tomo" yang ditulis oleh Fery
Taufiq hadir untuk mengupas tuntas riwayat hidup, kisah perjuangan,
hingga sisi romansa dari
sang orator ulung revolusi Indonesia. Resensi ini dibuat untuk
menyoroti relevansi kisah
perjuangan Bung Tomo agar semangat "wani" (berani) dari
arek-arek Suroboyo dapat terus
menginspirasi generasi muda.
III. ISI RESENSI
a. Ringkasan Isi Buku
Buku ini merupakan biografi yang menyajikan perjalanan hidup Bung
Tomo secara
komprehensif, mulai dari kelahirannya hingga wafat. Fokus utama
buku ini tentu saja adalah
peran epik Bung Tomo dalam memimpin dan mengobarkan Pertempuran
Surabaya 10
November 1945. Penulis mengupas secara rinci riwayat-riwayat
perjuangan beliau, termasuk
kemampuan orasi beliau yang legendaris, yang mampu mengubah
ketakutan menjadi
keberanian di dada rakyat. Tidak hanya membahas pertempuran dan
revolusi, buku ini juga
menyentuh aspek personal dan humanis dari Bung Tomo, seperti kisah
cintanya dan
pernikahannya yang terjadi di tengah kancah revolusi yang
bergejolak. Secara keseluruhan,
buku ini menggambarkan Bung Tomo sebagai pahlawan sejati yang
dedikasinya terhadap
kemerdekaan tak lekang oleh waktu.
b. Analisis dan Ulasan
Kelebihan utama buku ini terletak pada kemampuan penulis, Fery
Taufiq, dalam menyajikan
kisah biografi yang tidak hanya informatif, tetapi juga naratif dan
inspiratif. Detail mengenai
orasi Bung Tomo yang luar biasa disajikan dengan baik, membuat
pembaca seolah-olah ikut
merasakan semangat yang berapi-api. Selain itu, penyertaan kisah
pribadi, khususnya kisah
cinta di tengah revolusi, memberikan dimensi humanis yang membuat
sosok pahlawan ini
terasa lebih dekat dan nyata.
Namun, buku ini memiliki sedikit kekurangan. Meskipun judulnya
mencantumkan "Pekik Takbir,"
eksplorasi mendalam mengenai aspek religius dan hubungannya dengan
orasi "Allahu Akbar"
mungkin masih bisa diperkaya lagi. Terkadang, sumber kutipan atau
dialog yang ditampilkan
tidak selalu disertakan secara eksplisit, yang dapat mengurangi
kedalaman rujukan historis bagi
pembaca yang sangat kritis. Namun, secara keseluruhan, buku ini
berhasil menjadi salah satu
referensi yang menarik tentang Bung Tomo, terutama karena fokusnya
yang seimbang antara
perjuangan dan kehidupan pribadi.
c. Kutipan Penting
● "Kisah perlawanan Bung Tomo terhadap penjajah selalu
terkenang di jiwa rakyat
Indonesia." (Kalimat ini mencerminkan pokok bahasan utama
buku, yaitu keabadian
semangat perjuangan Bung Tomo).
● "...disajikan pula keandalan Bung Tomo dalam berorasi,
menggerakkan massa
dengan kata-kata untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia."
(Kutipan ini
menyoroti kekuatan utama Bung Tomo sebagai orator yang menjadi
kunci Pertempuran
Surabaya).
IV. PENUTUP
Buku "Pekik Takbir Bung Tomo: Perjalanan Hidup, Kisah Cinta
& Perjuangannya" adalah
karya biografi yang penting dan layak dimiliki. Buku ini berhasil
merangkum sosok pahlawan
nasional dari berbagai sudut pandang—sebagai pejuang revolusioner,
orator yang ulung,
sekaligus manusia biasa yang memiliki kisah cinta.
Buku ini sangat direkomendasikan untuk:
1. Pelajar dan Mahasiswa sebagai bahan bacaan sejarah yang
memotivasi.
2. Guru Sejarah dan Umum yang ingin mendapatkan pemahaman mendalam
tentang
peran Bung Tomo.
3. Pecinta Biografi Tokoh yang mencari kisah inspiratif tentang
kepemimpinan dan
Keberanian
Membaca buku ini akan menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan
mengingatkan kita
bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan darah,
keringat, dan nyali yang tak
terhingga.
V. IDENTITAS PERESENSI
Resensi ini disusun oleh M FAHIM IZZUDDIN, seorang PELAJAR dari SMA
MARTIA BHAKTI .
Penulisan resensi ini bertujuan untuk berbagi inspirasi dan
penghargaan terhadap tokoh
pahlawan nasional melalui karya literasi yang berkualit
Komentar
Posting Komentar