PASANG SURUT KERAJAAN MAJAPAHIT (Mulkul Farisa Nalva) - FABIO REI RUSDIAN

 

RESENSI BUKU PASANG SURUT KERAJAAN MAJAPAHIT

 




I.                    IDENTITAS BUKU

·       Judul Buku                        : Pasang Surut Kerajaan Majapahit: Menyelami Tapak Tilas Kerajaan Maritim Terbesar di Nusantara

·       Pengarang                        : Mulkul Farisa Nalva

·       Penerbit                            : Anak Hebat Indonesia

·       Tahun Terbit                    : 2021

·       Kota Terbit                       : Yogyakarta

·       Jumlah Halaman             : 176 halaman

·       ISBN                                   : 978-623-7531-95-6

 

 

 

 

II.                  PENDAHULUAN

“Majapahit adalah simbol kejayaan dan persatuan Nusantara.” Kalimat itu seakan menjadi benang merah dari buku Pasang Surut Kerajaan Majapahit karya Mulkul Farisa Nalva. Buku ini menarik untuk dibaca karena mengisahkan perjalanan sebuah kerajaan besar yang pernah menguasai hampir seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Penulis buku ini berusaha menelusuri kembali jejak sejarah Majapahit dengan bahasa yang mudah dipahami dan penyajian yang runtut. Saya memilih buku ini karena selain menambah wawasan sejarah, isinya juga mengandung nilai-nilai persatuan dan kepemimpinan yang relevan bagi generasi masa kini.

 

 

 

 

III.                ISI RESENSI

a.       Ringkasan Isi Buku

Buku ini membahas perjalanan panjang Kerajaan Majapahit dari awal berdiri hingga keruntuhannya. Bab pertama menjelaskan latar belakang berdirinya Majapahit oleh Raden Wijaya setelah runtuhnya Kerajaan Singasari. Bagian berikutnya mengulas masa pemerintahan Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada yang membawa Majapahit mencapai puncak kejayaan sebagai kerajaan maritim terbesar di Nusantara. Selain mengupas sistem pemerintahan, perdagangan, dan ekspansi wilayah, penulis juga menyoroti nilai-nilai budaya, toleransi, serta sistem hukum yang berkembang pada masa itu. Pada bab terakhir, dijelaskan pula penyebab kemunduran kerajaan seperti perebutan kekuasaan, lemahnya kepemimpinan, dan masuknya pengaruh luar yang mengubah tatanan politik. Penulis menutup buku dengan refleksi tentang warisan Majapahit bagi bangsa Indonesia modern.

 

b.      Analisis dan Ulasan

Kelebihan buku ini adalah penyajiannya yang ringan namun tetap akurat secara historis. Bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh pembaca. Penulis juga mampu menggambarkan semangat kebangsaan dan persatuan yang menjadi dasar berdirinya kerajaan ini. Struktur babnya berurutan, sehingga pembaca dapat mengikuti alur sejarah dengan jelas.

Kekurangannya, buku ini kurang dilengkapi dengan gambar atau peta wilayah Majapahit yang dapat membantu pembaca memahami skala kekuasaan kerajaan. Namun secara keseluruhan, isi buku ini informatif, mendidik, dan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah bangsa. Dibandingkan buku sejarah akademis lainnya, buku ini lebih menarik karena bahasanya populer dan inspiratif.

 

c.       Kutipan Penting

“Majapahit bukan hanya simbol kekuasaan, tetapi juga lambang persatuan yang pernah mempersatukan kepulauan Nusantara.”

“Dari kejayaan dan keruntuhan Majapahit, kita belajar bahwa kepemimpinan yang bijaksana dan persatuan rakyat adalah fondasi utama berdirinya sebuah bangsa.”

 

 

 

 

 

 

IV.                PENUTUP

Secara keseluruhan, buku Pasang Surut Kerajaan Majapahit karya Mulkul Farisa Nalva sangat layak dibaca oleh pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin mengenal sejarah Indonesia dengan cara yang menarik. Buku ini tidak hanya menyajikan data sejarah, tetapi juga nilai moral dan nasionalisme. Melalui kisah naik turunnya Majapahit, pembaca diajak merenungkan pentingnya menjaga persatuan dan belajar dari masa lalu demi masa depan bangsa yang lebih baik.

 

 

V.                  IDENTITAS PERESENSI

Nama                         : FABIO REI RUSDIAN
Kelas                           : XII.5
Sekolah                     : SMA MARTIA BHAKTI

 

Komentar