Mohammad Hatta, Hidup Jujur Dan Sederhana Untuk Indonesia oleh Anom Whani Wicaksana - Intan Fitriana Larasati



Judul buku           : Mohammad Hatta, hidup jujur dan sederhana untuk                      Indonesia

Pengarang           : Anom whani wicaksana

Penerbit               : C-klik media

Tahun terbit        : 2018

Kota terbit           : Yogyakarta

Jumlah halaman : 230 halaman

ISBN                   : 978-602-5448-22-5

 

1.    Pendahuluan

Buku biografi yang ditulis oleh Anom whani wicaksana ini menceritakan sosok Mohammad Hatta dari lahir hingga saat ia wafat. Setiap bab dalam buku ini menceritakan satu persatu perjalanan hidup hatta secara urut tentang bagaimana kehidupan, kebiasaan, pendidikan, jasa, serta prinsip hidup Mohammad Hatta secara jelas. Alasan saya memilih buku ini adalah karena saya tertarik dengan bagaimana kisah hidup Mohammad Hatta sedari ia kecil hingga dewasa sampai akhirnya ia berhasil menjadi tokoh penting bagi perkembangan bangsa Indonesia dan negara Indonesia itu sendiri. Alasan lainnya karena saya juga kagum perihal bagaimana kepribadian cerdas, pantang menyerah, sederhana, jujur, dan bijaksana dari Mohammad Hatta yang dapat saya jadikan teladan.

 

2.    Isi Resensi

a.     Ringkasan isi buku

Buku ini menceritakan Mohammad Hatta yang mempunyai sifat bijaksana, cerdas, dan jujur yang memilih untuk hidup dengan sederhana setelah pensiun dari wakil presiden RI tanpa bisnis atau koneksi, penghasilan tambahan beliau di dapatkan dari hasil menulis dan mengajar.

Buku ini diawali dengan menceritakan bagaimana Mohammad Hatta yang lahir di desa Aur Tajungkang di Bukit tinggi, latar belakang keluarga, serta kebiasaan dan aktivitas yang hatta lakukan semasa ia kecil di tempat ia tinggal. Sosok hatta yang memang sudah memiliki hobi membaca sedari kecil membuatnya tumbuh menjadi sosok bijaksana yang berhasil menempuh pendidikannya hingga ia dapat berkuliah hingga ke Belanda. Walaupun keluarganya memiliki keterbatasan ekonomi itu tak membuatnya banyak mengeluh karena seluruh anggota keluarganya sudah siap mental untuk menghadapi masa-masa sulit tersebut. Itu yang membuatnya terus menjadi sosok yang sederhana hingga saat ia dewasa.

Selain itu buku itu membahas tentang Hatta dan para tokoh lainnya dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Seperta Ir. Soekarno, Mohammad Yamin, dan lain-lain. Dalam kongres II di Bandung pada tanggal 12 Juli 1953 ia diangkat menjadi bapak koperasi Indonesia selain itu juga sebagai pejuang kemerdakaan, proklamator, wakil presiden, perdana menteri yang jujur, disiplin, ramah, dan sederhana.

 

b.     Analisis dan Ulasan

Kelebihan dalam buku ini kita dapat mencontoh sikap dari Mohammad Hatta, kehidupannya yang sederhana dan tidak berlebihan. Dan juga sikap disiplin, jujur, ramah, dan religious kebiasaannya yang gemar membaca buku menjadi salah satu contoh yang baik yang bisa diambil dalam buku ini, buku ini bisa menginspirasi bagi yang membacanya serta sangat cocok bagi para pembaca yang memang ingin mempelajari secara mendetail tentang bagaimana kebiasaan dan sosok dari Mohammad Hatta dalam kesehariannya, informasi dalam buku ini mudah di pahami sebab tulisannya yang rapih dan dikemas dengan baik.

Kekurangan pada buku ini tidaklah terlalu banyak, yaitu fotonya yang tidak berwarna atau hanya hitam putih sehingga pembaca tidak dapt melihatnya dengan jelas serta Kurangnya informasi dalam bukuk yang menceritakan kehidupan sehari-hari Moh Hatta bersama keluarganya.

 

c.     Kutipan penting

Di pertengahan buku pada bab 17 ada kutipan yang menariik perhatian saya sebagai pembaca, yaitu tentang perkataan mutia yang berkata “namun di balik ini semua tertanam pendidikan pentingnya menjaga nama baik, menjaga sebuah prinsip diatas segalanya.” Kutipan ini mengajarkan bahwa walaupun kita hidup sederhana atau bahkan kekurangan kita diharapkan untuk selalu menanamkan pentingnya pendidikan agar terciptanya prinsip kuat untuk menjaga nama baik diri kita sendiri. Dari cerita Mohammad Hatta dan keluarga kita diajarkan untuk selalu mementingkan pendidikan dimanapun kita berada yang di selaraskan dengan kesederhanaan untuk mengerti artinya cukup dan tidak berlarut dalam kemewahan atau memanfaatkan kekuasaan.

 

3.    Penutup

Secara keseluruhan buku ini sudah menjadi karya yang sangat bagus dan menginspirasi bagi yang membacanya. Kisah yang dibawa di buku ini dapat mengajarkan kita bahwa hidup tidak harus dengan hal yang mewah, selalu berbagi kebaikan walaupun kita juga orang yang susah. Selalu berjuang apapun resiko dan rintangan yang dihadapi. Juga buku ini mengajarkan kita bahwa pentingnya menjaga nama baik dan prinsip diatas segalanya. Banyak hal yang baik yang bisa diambil dari buku ini, sehingga cocok sebagai bahan untuk menambah referensi bacaan, apalagi buku ini dikemas dengan gaya Bahasa yang baik sehingga mudah dipahami pembaca.

 

4.    Identitas Peresensi

Nama : Intan Fitriana Larasati

Kelas  : XII.5 / 12 IPS 1

Komentar